Berita

 Network

 Partner

Khidmat UNUSIA Kepada NU Melalui Diseminasi Meja Belajar Anak Aman Covid-19

Khidmat UNUSIA Kepada NU Melalui Diseminasi Meja Belajar Anak Aman Covid-19

Berita baru, Tuban – Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia terus mengalami perbaikan dan juga angka kematian terus mengalami penurunan. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat seluruh Indonesia, pasalnya sesuai data Satgas Covid-19 secara nasional terjadi penurunan kasus mingguan dibandingkan minggu lalu sebanyak 26 persen, dan penurunan angka kematian sebesar 37 persen.

Setelah berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah melalui tertib protokol kesehatan dan vaksinasi dimana-mana, namun ada beberapa isu bahwa jenis virus covid varian baru akan muncul di akhir tahun. Dan tentunya seandainya isu tersebut benar-benar terjadi maka perlu adanya pencegahan sejak dini, terutama dalam bidang pendidikan. Khususnya pendidikan bagi anak usia dini, karena selain lansia yang rawan terserang Covid-19 adalah anak usia dini.

Maka dengan itu Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Menciptakan produk inovasi meja belajar anak aman Covid-19. Meja belajar dengan alat pelindung yang terbuat dengan perpaduan muka dengan kayu jati tersebut sangat ramah lingkungan dan aman digunakan oleh anak.

Berita Terkait :  BMT Ash-Shofa Sejahtera Abadi Terus Lebarkan Sayap

“Meja ini terbuat dari kayu jati dengan menggunakan plitur yang tidak menimbulkan bau menyengat, dan alat perlindung Covidnya pun sengaja tidak dibuat dengan kaca, supaya ketika digunakan oleh anak-anak usia balita orang tua tidak perlu kawatir anaknya terluka karena terkena kaca, dan kayu meja inipun juga kuat seandainya dinaiki oleh anak usia balita. Karena terbuat dari kayu jati yang sudah terkenal dengan kuatnya” ungkap Dr. Syamsul Hadi M.Si saat menyampaikan sambutannya dalam acara Diseminasi Produk Inovasi Meja Belajar Anak Aman Covid-19 yang di selenggarakan di Gedung Muslimat Tuban pada Selasa (12/10).

Selain itu beliau juga menyatakan bahwa bahan yang digunakan untuk membuat meja belajar tersebut murni dari tuban “Meja ini dibuat dari kayu jati yang diambil dari hutan raya kecamatan montong, dan yang membuatnya pun juga tukang kayu dari montong. Jadi secara tidak langsung yang yang telah kita lakukan telah sedikit membantu negara, yang pertema adalah memanfaatkan bahan lokal dan yang kedua, yang kami harapkan meja belajar ini kedepannya mampu mencegah penularan Covid-19 dalam bidang pendidikan, khususnya di madrasah diniyah dan TPQ” unggkap beliau.

Berita Terkait :  BMI Desak KPK Tangkap Kader PDIP dalam Kasus Edhy Prabowo

Meja belajar anak aman Covid-19 ini nantinya akan di infaqkan sebanyak 750 meja, dengan perincian 500 meja untuk Muslimat, 150 meja untuk fatayat dan 100 meja untuk yayasan TANALI yang telah menjadi mitra bagi LPPM UNUSIA. Selain itu meja belajar tersebut juga dijual dengan harga Rp. 150.000,- untuk masyarakat umum, dan diskon 50% untuk warga Muslimat dan Fatayat. “Ini merupakan Khidmat UNUSIA Kepada NU, yaa meskipun ini tidak seberapa setidaknya mampu mencegah penularan Covid-19 pada anak-anak usia dini khususnya di lingkungan madrasah diniyah dan TPQ yang sejauh ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah”. Ungkap Dr. M. Nurun Najib, M. Si.

Khidmat UNUSIA Kepada NU Melalui Diseminasi Meja Belajar Anak Aman Covid-19

Diseminasi produk inovasi tersebut juga mendapatkan apresiasi penuh dari DPR RI komisi VII fraksi PKB. Hj. Ratna Juwitasari, S.E, M.M “Ini merupakan inovasi yang sangat bagus dan sangat dibutuhkan untuk keperluan belajar anak usia dini. Semoga dengan adanya Meja belajar anak aman Covid-19 ini bisa menambah semangat belajar anak dan tentunya melindungi kesehatan anak dari penyebaran Covid-19”.

Berita Terkait :  Tangis Haru, saat Ibu Anak Penderita Glaukoma terima Bantuan