Berita Baru, Tuban – Adanya Dana Desa (DD) sebagai salah satu upaya meningkatkan status pembangunan. Melalui DD tersebut, diharapkan mampu memaksimalkan segala potensi yang ada di desa.

Atas hal ini Kecamatan Tambakboyo adakan Monitoring dan Evaluasi (Monev), sebagai bahan evaluasi dan melihat perkembangan penyerapan DD yang memasuki usia enam tahun di setiap desa.

Hal itu disebabkan pemerintah Kecamatan Tambakboyo mempunyai tanggung jawab untuk mengingatkan pemerintah desa tertib administrasi. Agar pemerintah desa bisa memposisikan dirinya.

“Memang pemerintah kecamatan berkewenangan hanya sebatas administrasi. Kemudian kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi dan menkontrol kegiatan desa selama 2020. Kemudian tindak lanjutnya adalah untuk pengajuan DD tahun 2021 nantinya,” tutur Nanang Wahyudi.

Lebih lanjut Nanang selaku Sekcam Tambakboyo menambahkan, supaya tidak timbul masalah pemerintah desa dengan pemerintah kecematan, harus saling melengkapi dan selektif. Sebab bagaimanapun juga, hirarkis pemerintahan itu tidak bisa dipisah-pisah.

“Saya minta di tahun 2021 pemerintah desa harus lebih tertib. Harapannya dalam peningkatan pelaksanaan pembangunan lebih bisa maksimal,” tutup Nanang.

Berita Terkait :  Momen Harlah PP ke 61, Berikan Santunan ke Anak Yatim dan Duafa

Senada yang disampaikan Heri Subagiyo Camat Tambakboyo menambahkan, di tahun 2021 pemerintah desa harus lebih produktif dalam peningkatan pembangunan. Pihaknya berharap, pasca Covid-19 prioritas DD secara otomatis akan berubah.

“Sampai hari ini Covid-19 belum menunjukan berakhir. Sehingga pemerintah desa harus lebih intensif dalam menjaga aktifitas disekelilingnya. Tujuannya untuk saling menjaga satu sama lain. Agar pemerintah desa juga bisa berpartisipasi memutus mata rantai sebaran Covid-19,” tutur Heri.

Heri sapaan akrabnya menambahkan, perangkat desa merupakan tokoh masyarakat yang segala aktifitasnya di perhatikan oleh masyarakat. Jadi ketika melakukan apapun harus melalui pertimbangan.

Foto: Sekdes dan BUD Saat Hadiri Monev di Pendopo Kecamatan Tambakboyo


“Sebagai tokoh harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakatnya. Dengan demikian kepercayaan publik terhadap pemerintah desa juga baik. Karena diakui atau tidak, semenjak adanya DD tanggung jawab pemerintah desa lebih besar,” tutup Heri.

Untuk penyerapan DD tahun 2020, Ahmad Aris selaku Pendamping Desa Teknik Insfrastruktur (PDTI) Kecamatan Tambakboyo menyampaikan, untuk kegiatan tahun 2020 desa yang belum maksimal, selagi masih ada waktu silahkan di maksimalkan.

Berita Terkait :  Dampak Covid-19, Pendapatan Hotel Turun 10 Persen

Pihaknya juga mengajak untuk mengklarifikasi ulang, sudah dilaksanakan kegiatannya atau memang belum diserap sama sekali. Namun yang jelas pengelolaan anggaran 2020 akan segera berakhir.

“Di website Sistem Informasi Pembangunan Desa (SiPeDe) memiliki sistem deteksi prosentase serapan DD. Rinciannya warna hijau baik, warna kuning perlu peningkatan, dan warna merah penyerapan lamban,” tutup Aris (Wan/Dur)

Facebook Comments Box
Iklan

Tinggalkan Balasan