Berita Baru Tuban, Jakarta – Penanganan Covid-19 di lingkukan pesantren yang dilakukan Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid Paiton Probolinggo diharapkan dapat dicontoh oleh pesantren-pesantren lainnya di Indonesia.

Hal tersebut disampaikanKetua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj dalam sambutannya di acara Penganugerahan Ponpes Nurul Jadid sebagai pesantren terbaik penanganan COVID-19 yang digelar secara virtual, Kamis (07/1).

Said Aqil mengatakan di kalangan pesantren yang paling masif dan gigih serta berhasil meminimalisir sebaran Covid-19 yaitu PP Nurul Jadid.

“Kami bangga, mudah-mudahan dan saya harap pesantren lainnya meniru Nurul Jadid,” kata Kiai Said.

Menurutnya, adanya Covid-19 ini hikmahnya sangat besar. Pertama baru kali ini terutama teknologi informasi (TI), tampa disadari  manusia secara umum sombong, karena semua permasalahan bisa diselasaikan melalui gadget.

“Padahal, hal itu menggeser sebagian iman kita kepada Allah. Karena kepercayaan kecanggihan teknologi itulah Allah memberikan ujian, sehingga semua merasa lemah menghadapi wabah ini,” tutur Kiai Said.

“Bagi kita orang yang beriman tidak boleh takut, tidak boleh berkecil hati. Allah menguji dengan ada rasa takut,  dan khawatir krisis maupun saudara meninggal, jangan khawatir, karena pasti ada hikmahnya. Kita kembali kepada Allah,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Aplikasi Laut Nusantara Meningkatkan Kinerja Nelayan

Kiai Said Aqil mengatakan dalam menghadapi ancaman Covid-19 ini kita harus senantiasa menambah iman serta harus mengubah pola kehidupan sehari-hari, seperti cuci tangan, jaga jarak, ,mengurangi berkerumun.

“Semua berkenaan dengan kebersihan. Maka kita menjadi mengerti prinsip kebersihan dengan adanya Covid-19,sehingga kita menjaga kebersihan,” kata Kiai Said.

Kiai Said menegaskan bahwa Covid-19 itu ada dan nyata serta juga berbahaya. Apalagi, katanya, bagi usia tua yang mempunyai komorbid atau penyakit penyerta.

“Covid-19 itu nyata ada. ada juga kiai dan Nyai yang meninggal karena Covid-19. Mari kita sosialisasikan ke masyarakat untuk  mengurangi sebaran Covid-19. Kesimpulannya, mari kita menghadapi Covid-19 ini mari dengan ikhtiar,” katanya.

Pondok Pesantren Nurul Jadi Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dianugerahi sebagai Pesantren Terbaik Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dari Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Kamis.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua PBNU Prof. DR. KH Said Aqil Siradj, Ketua Satgas NU Peduli COVID-19 dr. M Makky Zamzami, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, Kepala Ponpes Nurul Jadid KH Abdul Hamid Wahid, Pengasuh Ponpes Nurul Jadid KH Moh Zuhri Zaini, dan lainnya. Sumber: Beritabaru.co

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

19 + 19 =