Berita

 Network

 Partner

Pentingnya Kesehatan Mata, KOMATDA Tuban Gelar Sharing Desa Sehat Mata

Pentingnya Kesehatan Mata, KOMATDA Tuban Gelar Sharing Desa Sehat Mata

Berita Baru, Tuban – Komite Mata Daerah (KOMATDA) Kabupaten Tuban gelar Sharing Desa Sehat Mata (DESMAT) bertempat di gedung Korpri Kabupaten Tuban. Pada hari Rabu (22/09/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan (DINKES) Tuban, Shodikin, dan Direktur Yayasan Paramitra Jawa Timur (YPM Jatim), Asiah Sugianti.

Selain dihadiri oleh para pengurus KOMATDA, kegiatan ini juga mengundang 4 desa yang sudah mendeklarasikan DESMAT, dan 7 desa yang sedang diinisiasi untuk segera menyusul pada tahun 2021 ini.

Dalam sambutannya, Ketua KOMATDA Tuban, Joko Mubarkah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya, untuk membangun sistem layanan kesehatan mata yang inklusif, komprehensif dan replikatif di Kabupaten Tuban.

“Sehingga ke depan Kabupaten Tuban bisa lebih maju lagi, dan kegiatan-kegiatan khususnya yang berkaitan dengan kesehatan mata masyarakat desa bisa ditangani dengan cepat,” tuturnya.

Berita Terkait :  Ratna Juwita Sari: Teguhkan Keutuhan NKRI di Bumi Wali

Lebih lanjut, Komite Mata Daerah (KOMATDA) Kabupaten Tuban, sengaja mempertemukan 4 desa yang sudah deklarasi Desa Sehat Mata (DESMAT), dengan 7 desa yang akan segera membentuk tahun ini.

“Setelah dua setengah tahun berdiri, KOMATDA Tuban berhasil mendorong terbentuknya 4 Desa Sehat Mata dan 7 desa yang sudah diinisiasi yang di dukung oleh program Inclusive System and Effective Eye Care (I-SEE) yang dijalankan oleh Paramitra,” Pungkasnya.

Adapun Empat desa yang sudah deklarasi adalah Desa Kaliuntu Kecamatan Jenu, Sembungrejo Merakurak, Glagahsari Soko, dan Ngino Semanding, sementara 7 desa yang belum adalah Ngadipuro Widang, Tobo Merakurak, Tegalagung Semanding, Sotang Tambakboyo, Pandanwangi Soko, Sembungin Bancar, dan Kebonagung Rengel.

Pentingnya Kesehatan Mata, KOMATDA Tuban Gelar Sharing Desa Sehat Mata
Saat Pelaksanaan Sharing Desa Sehat Mata

Sementara itu Direktur Yayasan Paramitra Jatim, Asiah Sugianti mengatakan, keempat desa yang sudah deklarasi tersebut selama ini belum pernah bertemu, sehingga diadakan kegiatan untuk saling berbagi hal baik.

Berita Terkait :  Penggunaan Bahasa Jawa, Trobosan Pemkab Tuban dalam Mengangkat Kearifan Lokal

Selain itu tujuan diundangnya 7 desa embrio yang diinisiasi untuk segera membentuk DESMAT, adalah untuk membangun gambaran mengenai Desa Sehat Mata dari 4 desa yang telah mendeklarasikan diri.

Di kesempatan yang sama Dinas Kesehatan (DINKES) Kabupaten Tuban yang di wakili oleh Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bapak Shodikin mengapresiasi capaian KOMATDA Tuban, yang sudah mampu mendorong terbentuknya 4 Desa Sehat Mata yang didukung oleh Paramitra Jawa Timur.

“Program kesehatan di Kabupaten Tuban selain Penyakit Tidak Menular (PTM), juga terkait Penyakit Menular seperti covid-19. Tapi kami bangga karena Tuban menjadi salah satu yang ditunjuk untuk proyek percontohan tentang kesehatan mata dan mampu membentuk desa sehat mata di Kab. Tuban,” ujarnya.

Berita Terkait :  Asep Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Tuban, Miyadi: Tidak Tergesa-gesa

Guna mendukung hal tersebut pihaknya juga mengimbau desa untuk mengalokasikan Dana Desa (DD), untuk penanganan dan pencegahan gangguan pengelihatan pada warga seperti halnya posyandu.

Tak lupa ia berharapkan, selain adanya dorongan bagi desa untuk segera membentuk DESMAT, juga agar desa lebih aktif berkoordinasi dengan KOMATDA agar pengurus desa mendapat lebih banyak wawasan termasuk dari desa lain. (Wan/Mam)