Foto: Setkab

Berita Baru Tuban, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Pembukaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) secara virtual dari Istana Negara, pada Kamis (11/2).

Dalam pidatonya Presiden Jokowi memberikan empat arahan spesifik kepada seluruh delegasi pemerintah kota yang hadir dalam Munas tersebut.

“Saya ingin mengajak bapak ibu sekalian untuk melakukan langkah-langkah extraordinary yang mendesak pada saat ini,” tutur Jokowi.

Pertama, pengendalian laju penyebaran virus harus menjadi prioritas utama. Dalam hal ini ia meminta pemda untuk melibatkan TNI dan POLRI dalam mendisiplinkan 3 M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Jangan hanya menyuruh memakai masker, tapi juga harus membagi masker,” lanjutnya.

Untuk mengefektifkan upaya pertama tersebut, Presiden juga meminta pemda meningkatkan pelaksanaan 3T yang meliputi testing, tracing, dan treatment di tingkat lapangan.

Menyinggung PPKM, Jokowi meminta agar pemberlakuannya benar-benar dalam skala mikro, yaitu dalam lingkup yang kecil.

“Jangan sampai yang terkena virus satu kelurahan, tapi yang di lockdown seluruh kota,” tukasnya.

Berita Terkait :  Parlemen ASEAN untuk HAM Minta Presiden Cabut UU Omnibus Law

Kedua, perlu manajemen persiapan untuk percepatan vaksinasi. Presiden meminta masyarakat yang mobilitasnya tinggi harus didahulukan, misalnya pasar. ia ingin melakukan vaksinasi klaster, sehingga tercipta kekebalan komunitas.

“Pemerintah daerah harus mempersiapkan betul vaksinator dan manajemen vaksinasi di lapangan,” imbau Jokowi.

Ketiga, pemerintah daerah diminta untuk memperbanyak program padat karya agar bisa meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat.

“Satu-satunya penggerak ekonomi masyarakat saat ini adalah belanja APBN dan APBD,” jelasnya.

Keempat, Presiden meminta kepada pemerintah kota untuk terus melanjutkan bantuan sosial kepada masyarakat lapisan bawah. Sumber: Beritabaru.co

Facebook Comments Box
Iklan

Tinggalkan Balasan