Berita Baru Tuban, Jakarta – Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menuliskan sebuah puisi yang diposting dalam akun Twitternya. Puisi tersebut berjudul “NEGERI DI TEPI JURANG”.

Melalui puisi itu, Fadli menggambarkan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Mulai dari kebebasan berpendapat yang dibelenggu, utang negara yang terus menumpuk, sikap pemerintah yang (dinilai) munafik, hingga berbagai bencana alam yang melanda di berbagai tempat.

Berikut puisi lengkap Fadli Zon:

NEGERI DI TEPI JURANG

Apalagi yang mau kita katakan
Kata-kata berujung bui
Apalagi yang mau kita suarakan
Suara-suara berkabung sunyi
Apalagi yang mau kita lakukan
Semua dilarung tirani

Negeri di tepi jurang
Dililit utang terus menjulang
Wabah pandemi mengoyak bumi
ketimpangan makin tinggi
bencana dimana-mana
di darat di laut di udara

Negeri di tepi jurang
Dijangkiti kebohongan kebencian kemunafikan
Negeri di tepi jurang
Dilanda kesombongan kebengisan penindasan

Ya Allah
Selamatkan negeri ini
Selamatkan rakyat kami
Amin

Puisi yang cenderung sindiran untuk pemerintah tersebut sontak menuai ratusan komentar dari warganet, ada yang memberikan komentar positif, namun banyak juga yang sebaliknya.

Berita Terkait :  GTM Membakar Semangat Literasi di Tuban, Ini Bagain Menjaga Kewarasan

Pemilik akun @Alfin54790625 menuliskan komentarnya, ia menilai bangsa ini butuh kerja nyata, bukan hanya kritik semata.

“Negri ini di tepi jurang.
Yg katanya intelektual suka ngelike bokep
Apakah kamu tidak sadar, klu jadi panutan anak bangsa.

Negri ini di tepi jurang
Yg kerja nyata di anggap pencitraan
Yg nyinyir di anggap pahlawan
Oh negriku
Kami tidak butuh mulut comberan,” cuitnya. Sumber: Beritabaru.co

Oleh: Ahmad Rifqy

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini