Berita Baru, Tuban – Memasuki awal tahun 2021, Indonesia diguncang berbagai bencana di sejumlah daerah. Mulai dari gempa, banjir, hingga sejumlah kecelakaan besar. Hal itu memperparah kondisi masyarakat yang mulai beranjak bangkit dari Covid-19 kurang lebih setahun ini.

Melihat kondisi tersebut, Berbagai cara dilakukan semua pihak untuk membantu korban bencana di Indonesia. Salah satu bencana banjir yang terjadi Kabupaten Mamuju dan Majene beberapa waktu lalu mendapat respon Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Tuban.

Melalui seruan aksi Peduli Bencana Banjir. PMII Tuban sekaligus melakukan penggalangan dana bagi masyarakat terdampak banjir. Kamis (21/1) di perempatan patung Letda Sucipto depan kantor DPRD Kabupaten Tuban.

Dari pantauan dilapangan, secara bergantian para Mahasiswa Aktivis PMII itu menyampaikan rasa kepedulian mereka terhadap warga Mamuju dan Majene yang menjadi korban banjir bandang tersebut.

Ketua PMII Cabang Tuban, Chanif Muayyad berharap, bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga di Daerah yang terdampak banjir.

”Sekecil apapun itu, pastinya akan sangat bermanfaat bagi mereka. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita semua, apalagi ditengah Pandemi Covid-19 ini,” kata chanif saat berorasi.

Berita Terkait :  Kabupaten Tuban Kembali Zona Oranye, Setelah Dua Minggu Lalu Kategori Zona Merah

Selain itu kata Chanif, kita semua sesama sebangsa setanah air, harus berempati kepada mereka yang lagi kena musibah.

”Aksi ini sebagai bentuk partisipatif untuk membantu masyarakat Mamuju dan Majene Sulawesi barat yang masih memerlukan uluran tangan kita. Karena masih banyak ratusan ribu orang yang menjadi pengungsi dan tak tahu kapan bisa kembali ke rumah,” ucap Chanif.

Menurut Chanif, dampak banjir itu menimbulkan kerugian. Baik materil maupun imateril.

“Dampak dari banjir ini menimbulkan kerugian materil yang tinggi, dimulai dari hunian hingga kendaraan. Sehingga berdampak juga kepada psikologis korban banjir,” tuturnya.

Selain itu Chanif mengatakan, PMII Tuban akan melaksanakan aksi Kemanusian galang dana ini selama satu hari ini. Setelah itu, semua Dana yang terkumpul bisa segera dikirim ke Tim Tagana PB PMII dan yang nantinya akan dikirimkan ke Kabupaten Mamuju dan Majene yang terdampak serta membutuhkan bantuan tersebut.

”Kalau sudah dievaluasi dan dihitung, secepatnya akan kita kirim ke Tim TAGANA PB PMII dan akan di berikan ke masyarakat kabupaten mamuju dan majene pungkasnya.

Berita Terkait :  BLT UMKM Direncanakan Diperpanjang Hingga 2021

Sontak saja, aksi tersebut menjadi perhatian para pengguna jalan di sekitar patung Letda sucipto. Hingga tak sedikit warga yang langsung berhenti dan ikut berpartisipasi dalam Penggalangan Dana tersebut.

Perlu diketahui, jika penggalana dana tersebut, dibagi menjadi dua ship untuk memudahkan mobilitas para peserta. Dari ship pertama terkumpul dana sejumlah Rp. 2.205.500. (Mam/Wan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini