Berita Baru, Tuban – Atlet cabang olahraga Kempo Tuban meraih 2 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu pada kejuaraan Tandoku Virtual Open Student Championship (OSC) yang dilaksanakan pada 6–7 Februari 2021.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Tuban Mirza Ali Manshur kepada Beritabaru.co, Selasa (09/02) malam.

Mirza Ali juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diperoleh oleh atlet, sehingga dengan perolehan medali itu membuat tim Tuban memperoleh juara umum kedua.

“Kami merasa bangga dan menyampaikan selamat kepada atlet yang telah meraih prestasi juara semoga prestasi ini bisa menambah semangat untuk berlatih dan bisa menambah semangat atlet-atlet yang lain untuk semakin giat berlatih,” tutur Mirza Ali.

Tidak lupa, Mirza Ali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelatih, seluruh orang tua atlet-atlet yang telah bekerja keras dan bekerja sama demi prestasi atlet-atlet.

“Sekali lagi kami sampaikan selamat kepada atlet dan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Semoga kedepan prestasi-prestasi terbaik selalu diraih oleh atlet Tuban,” tuturnya.

Berita Terkait :  BNN: Selama Pandemi, Tren Peredaran Narkoba Meningkat

Sementara itu, Pelatih Cabang Olahraga Kempo Hari Winarko menyebut anak asuhnya telah bekerja keras untuk meraih prestasi di kejuaraan itu.

“Sebelum kejuaraan berlangsung, anak-anak kami karantina dan berlatih, Alhamdulillah, kerja keras kami membuahkan hasil,” kata Hari dikutip dari laman resmi KONI Tuban.

Menurut Hari, meski berada di posisi dua juara umum, pihaknya mengaku puas, karena kerja keras para atlet memang cukup berat. Para atlet harus menghadapi lawan tangguh dari NTB dan Bali, yang memiliki kekuatan cukup baik di peta nasional.

“Jadi persaingan sangat ketat, bagus semua dan selisih nilai sangat tipis,” katanya.

Secara rinci, Hari menuturkan dua medali emas diraih atlet Fora Septa Rizki, dan Bushido Ajie Saputra, dua perunggu diperoleh oleh Trisma Desi Milasari dan Sulung Siyambari, sedangkan perunggu dipersembahkan oleh Arifandi Dwi Firmansyah.

Hari mengaku, hasil kali ini bias lebih baik jika kejuaraan dilaksanakan secara tatap muka, kondisi signal yang kadang kurang baik menjadi kekurangan kegiatan Virtual, yang dapat mempengaruhhi penampilan para atlet didepan para Juri. Adapun, Kabupaten Tuban sendiri menyertakan 16 atlet dalam kejuaraan tersebut.

Berita Terkait :  Kampanye Teknologi Pertanian, Syahrul Yasin Limpo Tuai Aduan Kelangkaan Pupuk

“Ini juga sebagai teskis bagi anak-anak, pesan kami untuk jangan cepat puas, tetap berlatih untuk meningkatkan skil dan kualitas,” pesan Hari Winarko. (Wan/Mam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini