Berita Baru, Tuban – Setiap desa memilki potensi yang beraneka ragam, semua tergantung pengelolaannya. Namun yang terpenting setiap Desa harus dibangun untuk memiliki kemandirian ekonomi. Sebab itulah salah satu semangat UU Desa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Sejak adanya Dana Desa (DD) mulai tahunan 2015, sebagai bentuk dorongan pemerintah membuat desa lebih maju. Dana tersebut tidak hanya diperuntukkan insfrastruktur, bisa juga dibuat untuk peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan. Salah satunya dengan produk inovatif Desa.

Adanya program DD, pemerintah Desa Merkawang mulai mengembangkan produk pangan. Yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Maju Sejahtera. ‘Pop Gum’ sebuah camilan berbahan dasar urean (Sorgum) dan produk Energum yang berbahan dasar urean dengan berbagai varian rasa, Vanila, Jahe dan Cokelat.

Produk inovatif tersebut dihasilkan Bumdes, bertujuan untuk memotivasi masyarakat lebih giat dalam mengembangkan usaha yang dimiliki.

“Optimis bahwa, dengan inovasi ini menjadikan para pengurus lebih giat dalam mengembangkan produk yang dihasilkan oleh Bumdes Maju Sejahtera,” tutur Mohammad Hamim selaku ketua Bumdes Desa Merkawang.

Berita Terkait :  Said Aqil Siroj Imbau Masyarakat Indonesia Agar Mengawal Keutuhan NKRI

Kaitannya dengan produk tersebut, Hamim berharap nantinya akan menjadi salah satu produk unggulan yang dihasilkan oleh Bumdes Maju Sejahtera.

“Kedepan akan terus kita kembangkan, agar menjadi salah satu alternatif penghasilan bagi masyarakat Desa Merkawang,” tutup Hamim.

Hadirnya produk inovatif Bumdes Maju Sejahtera tersebut, mendapatkan respon positif dari Pemerintah desa. Ahmad Wahib Al Haitimi selaku kepala Desa Merkawang akan support penuh apa yang dibutuhkan oleh Bumdes. Sehingga untuk progres kemajuan Bumdes lebih cepat.

“Kalau perlu akan kita carikan modal tambahan untuk Bumdes. Agar produktifitasnya lebih baik dan lebih baik,” tutur Ahmad Wahib Al Haitimi.

Lebih lanjut Wahib berharap, Bumdes Maju Sejahtera nantinya menjadi alternatif usaha bagi masyarakat. Karena dengan demikian mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Kalau perlu nanti kita adakan study banding ke desa yang memiliki Bumdes secara nilai ekonomi mampu mengantarkan masyarakat desa sejahtera. Agar nantinya kapasitas dan skill pengurus Bumdes Maju Sejahtera bisa meningkat,” tutup Wahib.

Di lain pihak Setyawan, selaku perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (Dipemas Desa dan KB) Tuban, Bidang Pemberdayaan menambahkan, Monitoring dan Evaluasi ini merupakan bentuk dorongan Dipemas KB Tuban agar Bumdes Maju Sejahtera memiliki ukuran kinerja. Sehingga maju mundurnya Bumdes dapat diketahui. Terutama dalam hal, pengelolaan keuangan hasil dari pada Bumdes.

Berita Terkait :  Komnas HAM: Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Bagi Kelompok Rentan Masih Minim

“Kedepan Bumdes harus lebih serius untuk menjadi motor penggerak ekonomi. Karena diakui atau tidak Bumdes adalah salah alternatif ekonomi masa depan bagi masyarakat pedesaan. Oleh sebab itu, baik pengurus maupun administrasinya harus ditata dengan baik,” tutup Wawan sapaan akrabnya. (Wan/Dur).

Facebook Comments Box
Iklan

Tinggalkan Balasan