Duta Anti Narkoba Tuban Diharapkan Mampu Mengedukasi Masyarakat

Berita Baru, Tuban – Duta Anti Narkoba Kabupaten Tuban Tahun 2021 resmi terpilih, yakni M. Rafi Edria M. dari SMAN 1 Tuban dan Cinta Amelia Putri A. dari SMAN 1 Tambakboyo dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba Tahun 2021.

Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi, akhirnya mampu mengungguli 10 Finalis lainnya.

Adapun proses penganugerahan Duta Anti Narkoba Kabupaten Tuban 2021 dilangsungkan di Pendopo Krido Manunggal Tuban dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Sabtu (29/5).

Hadir pada kegiatan ini Bupati Tuban, H. Fathul Huda, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Brigjen Pol Moh. Aris Purnomo, Wabup, Forkopimda Tuban, Sejumlah pimpinan OPD, Kepala Sekolah, dan orang tua/wali finalis Duta Anti Narkoba.

Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana dalam laporannya menyebutkan Pemilihan Duta Anti Narkoba bertujuan membantu mengedukasi generasi muda Kabupaten Tuban agar bebas dari narkoba.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi muda dan Sumber Daya Manusia yang unggul menyongsong Revolusi Industri 4.0 dan Indonesia Emas.

Berita Terkait :  Resik Sendang, Wujud Syukur Desa Klutuk

Adapun Proses pemilihan dimulai dengan tahapan pendaftaran pada 25 Maret – 8 april 2021. Tahapan berikutnya dilakukan seleksi terhadap 100 peserta guna menyaring 12 finalis yang dikarantina 28-29 Mei.

Lebih lanjut AKBP I Made Arjana menjelaskan, secara bertahap dilakukan pembekalan dan edukasi tentang program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), kemampuan Public Speaking, dan pemanfaatan Media Sosial.

“Aspek yang dinilai diantaranya kemampuan komunikasi, penguasaan materi, dan kecakapan lainnya,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Moh. Aris Purnomo dalam sambutannya berharap Duta Anti Narkoba menjadi perpanjangan tangan BNN untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi milenial agar terhindar dari cengkraman narkoba.

“Harapannya, Kabupaten Tuban menjadi Tuban Bersih Narkoba,” serunya.

Aris Purnomo menyatakan bahwa Presiden RI, Joko Widodo menetapkan Indonesia Darurat Narkoba dan War On Drugs.

Sebab setiap tahunnya kurang lebih 250 ton narkoba masuk ke negara Indonesia. Tidak hanya itu, saat ini jenis narkoba kian beragam dan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Seluruh Lembaga Permasyarakatan di Indonesia terdapat narapida narkoba. Bahkan di beberapa Lapas sebagian besar penghuninya merupakan narapida dari kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Berita Terkait :  Gandeng Kube PKH, Pemkab Tuban Salurkan BPNT Daerah

Lebih lanjut Aris menyatakan, jika narkoba mampu merusak tatanan negara, mampu merusak mental dan generasi warga negaranya. Karenanya, seluruh elemen masyarakat saling mendukung untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Mulai dari diri sendiri, keluarga, orang terdekat, dan lingkungan sekitar,” sambungnya.

Bupati Tuban, H. Fathul Huda mengungkapkan pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Tuban 2021 sebagai bentuk edukasi perihal upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama generasi muda.

Mengingat peredaran narkoba menyasar semua golongan, tidak peduli latar belakang usia, ekonomi dan sosialnya. Diharapkan Duta Anti Narkoba mampu menjadi tauladan.

“Mampu mengajak dan menggerakkan warga di lingkungannya, minimal teman-temannya untuk menyelamatkan diri dan orang terdekatnya dari bahaya narkoba. Kita harus saling mengingatkan terhadap dampak buruk narkoba,” ungkapnya.

Bupati Huda juga menyampaikan keprihatinannya atas peredaran narkoba yang menjerat kelompok usia produktif.

Berita Terkait :  PT PJB UBJOM Tanjung Awar-Awar Berikan Bantuan Anggaran ke SMK Manbail Futuh

Menurutnya, generasi muda yang masih labil secara psikis memiliki hasrat untuk mencoba hal baru dan mudah stres. “Kondisi ini harus disikapi dan segera ditangani dengan bijak,” tuturnya.

Orang nomor satu di Bumi Wali ini meminta seluruh masyarakat Kabupaten Tuban waspada dan berhati-hati agar tidak masuk dalam bisnis narkoba.

Sebab diakui atau tidak, narkoba menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan bagi sejumlah kalangan. Bujuk rayu bisnis narkoba mampu memikat oknum masyarakat untuk terjun terlibat didalamnya.

Tak lupa, Bupati menegaskan jika Pemkab Tuban bersama BNNK Tuban berkomitmen mewujudkan Kabupaten Tuban Zero Narkoba dengan menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba mampu menurunkan angka kriminalitas, kejahatan, maupun angka kecelakaan lalu lintas.

“Capaian ini dapatnya diteruskan di masa-masa berikutnya,” harapnya.

Pada kesempatan ini Kepala BNNP Jatim menyerahkan piagam penghargaan terhadap pelaksanaan program P4GN di Kabupaten Tuban kepada Bupati Tuban dan Forkopimda Tuban. (Wan/Mam)

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini