Berita Baru, Tuban – Tahun ini 2021, Untuk Komodoti ditetapkan Dinsos P3A Tuban, yakni Komodoti karbohidrat minimal 70 persen atau 15 Kg Beras Premium, Protein Hewani (Telor dan atau Daging Ayam) serta protein Nabati (Tahu dan Tempe), dengan sistem  Pra Order (PO).

Pola PO ini ditetapkan oleh Dinsos P3A Tuban atas keinginan Keluarga Penemima Manfaat (KPM,) agar bisa memilih keinginan dan kebutuhan meraka sendiri, yang tentunya tetap menggandeng penyedia jasa (Suplier).

Guna menjamin kualitas komoditi serta tepat sasaran, pendistribusian juga tatap mendapatkan pengawasan ketat, yakni dilakukan pengecekan ditingkat kecamatan (Polsek, Koramil, Camat, Ketua Paguyuban Agen dan pendamping program atau TKSK), pengecekan juga dilakukan ditingkat Agen, sebelum barang diterima oleh KPM di setiap Desa/Keluarahan. Pihak Agen diharuskan melakukan pengecekan sebelum menandatangani berita acara serah terima (BAST), setelah itu baru boleh didistribukan ke KPM.

Kaitannya dengan hal tersebut, di Kecamatan Plumpang dilakukan cek fisik beras di kecamatan. Pengecekan di tingkat kecamatan tersebut, dilakukan Dinas Sosial Pemerdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Polsek, Koramil, Camat, Ketua Paguyuban Agen dan pendamping program atau TKSK, Kamis (14/01).

Berita Terkait :  Pemkab Tuban Bersiap Menerima Vaksin Covid-19

Plt. Dinsos P3A, Joko Sarwono menyatakan, dalam proses pengecekan tersebut, kualitas beras bagus dan harus dipertahankan.

“Kedepan semua agen ikut datang saat simbolis untuk bisa melihat secara langsung,” tuturnya.

Lebih lanjut Joko berharap untuk kualitas beras bukan hanya dipertahankan namun lebih ditingkatkan.

“Demi memuaskan KPM, sehingga bantuan ini benar terasa dampaknya,” tegasnya.

Dikonfirmasi ditempat yang sama, Aris selaku TKSK Kecamatan Plumpang menjelaskan jika KPM BNPT di Kecamatan Plumpang sejumlah 6.920.

“Semuanya PO beras premium, alhamdulillah kualitasnya ketika di cek sangat bagus.” Tegasnya.

Sugeng selaku ketua paguyuban Agen Kecamatan Plumpang yang turut dalam proses pengecekan tersebut mengakui, Jika PO para KPM untuk memilih beras Premium.

“Alhamdulillah bagus kualitasnya, sungguh ini nantinya para KPM akan terpuaskan karena itu tujuannya,” tutupnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Joko Sarwono Plt. Dinsos P3A, Kasat Binmas Polres, Sekcam Plumpang, Pendamping BSP, Ketua paguyuban agen Plumpang.

Perlu diketahui, jika mulai tahun 2021 ini, jumlah KPM di Kabupaten Tuban berkurang sekitar 21.881 dari sebelumnya 107.077 KPM, atau total sekarang tinggal 85.196 KPM yang tersebar di seluruh kabupaten. (Mam/Mam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini