Berita

 Network

 Partner

Mutholibin: Mahasiswa Sudah Bukan Saatnya Lagi untuk Diam

Mutholibin: Mahasiswa Sudah Bukan Saatnya Lagi untuk Diam

Berita Baru, Tuban – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat MAPENA Tuban gelar pelantikan masa khidmat 2020-2021 bertempat Pondok Pesantren Darut Tholibin Bangilan pada, Sabtu (27/21).

Dibalut dengan bincang buku “Mahasiswa Revolusimu Belum Selesai” karya Sahabat Mutholibin, acara tersebut dibanjiri antusias para tamu undangan.

Bung Bin sapaan akrabnya, dalam paparannya menjelaskan, bahwa Mahasiswa adalah golongan yang harus menjadi garda terdepan dalam melakukan perubahan, sebab di pundak mahasiswa terdapat titik kebangkitan untuk bangsa dan negara.

“Jadi kamu para mahasiswa sudah bukan saatnya lagi untuk diam, lakukan perubahan!,” tegasnya.

Lebih lanjut Bung Bin mengatakan, jika peran mahasiswa sebagai Social Control  yaitu mahasiswa diharapkan mampu menjadi pengontrol sebuah kehidupan sosial pada masyarakat dengan cara memberikan saran, kritik serta solusi untuk permasalahan sosial masyarakat maupun permasalahan bangsa.

Berita Terkait :  Satu Padu Pemuda, Deklarasi ‘Sumpah Rakyat Tertindas’

“Sebagai kaum dengan kamampuan intelektual serta sikap kritis yang tinggi, mahasiswa dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk melawan terhadap kebusukan yang terjadi dalam birokrasi yang selama ini dianggap lazim, untuk terciptanya pembangunan yang lebih baik bagi negeri ini,” tandasnya .

Ketua pelaksana kegiatan, Krisdianto menjelaskan, adanya bedah buku ini mampu mengedukasi mahasiswa Indonesia serta para masyarakat untuk tahu keadaan mahasiswa hari ini dan yang akan datang.

“Untuk memberikan pengetahuan serta mengedukasi masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan keilmuan yang ada pada zaman sekarang ini,” ujar Krisdianto.

Hadir dalam kesempatan tersebut, ketua Cabang PMII Tuban Sahabat M. Chanif Mauyyad, dalam sambutannya mengatakan, keilmuan dan keintelektualan harus selalu dilakukan dengan berbagai cara. Baik dengan bedah buku atau dengan berliterasi.

Berita Terkait :  PT SI Gelontorkan CSR, Untuk Penurunan Angka Kemiskinan

“Jangan sampai malas untuk membaca dan menambah wawasan,” ujarnya.

Ketua cabang juga berpesan, kepada seluruh pengurus yang sudah diambil sumpah agar sungguh-sungguh dalam berproses dalam PMII dan sungguh-sungguh dalam mengemban amanah menghidupi PMII di kampus Politeknik Pertanian dan Peternakan.

Tak kalah pentingnya, Ketua PMII Komisariat MAPENA Tuban, Sahabat Much Rizki Handika dalam sambutannya, berharap kepada pengurus Komisariat yang dilantik agar kompak dalam berjuang membesarkan PMII MAPENA .

ia juga menjelaskan bahwa sejatinya kader PMII itu harus bermanfaat bagi masyarakat. Jabatan bukanlah hal yang diprioritaskan.

“Kader PMII harus peka terhadap lingkungan masyarakat, janganlah kalian ber-PMII karena mengharap jabatan, melainkan dengan ber-PMII kalian bisa belajar menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Berita Terkait :  Jalan Rusak Parah, Dinas Terkait Lamban Bertindak

Perlu diketahui, jika pelantikan tersebut tidak hanya dihadiri pengurus komisariat PMII MAPENA, tetapi  di hadiri beberapa undangan Banom NU Kecamatan Bangilan, dan PC PMII Tuban, Rayon, Komisariat se-Kabupaten Tuban dan Komisariat Bojonegoro. (Wan/Mam)