Berita

 Network

 Partner

Produk Kerajinan Tangan Kecamatan Tambakboyo Merambah Pasar Nasional

Produk Kerajinan Tangan Kecamatan Tambakboyo Merambah Pasar Nasional

Berita Baru, Tuban – Produk kerajinan tangan lokal kini mulai digemari pasar domestik. Yang artinya brand lokal tak kalah bersaing dengan produk nasional. Kerajinan tangan seperti Rajutan, manik-manik, handmet dan lain-lain. Telah berkembang seiring mudahnya akses pasar melalui media sosial. Hal itu yang coba dilakukan Nur Rahmawati, pengusaha kerajinan tangan Desa Kenanti Kecamatan Tambakboyo.

Perempuan kelahiran Probolinggo 20 April 1988, Kini menetap di Desa Kenanti Kecamatan Tambakboyo. Bermodal skill merajut, Rahma merintis ‘R Gallery’ sejak tahun 2015. Demi membantu ekonomi suami.

Kerajinan tangan yang dihasilkan bervariasi. Mulai dari rajutan, manik-manik, handmet, Masker, Tas, Taplak, Peci, Ami Gurumi, dan lain-lain. Semua kerajinan tangan dilakukan secara manual, sehingga produk kerajinan tangan memiliki keunikan dan cenderung berbeda karena belum bisa dikerjakan oleh mesin.

Berita Terkait :  Khoirukum Mimmuaini Aktifis PMII: Personal Assessment Perempuan harus Berimpact Kepada Masyarakat Desa

“Pemasaran produk R Gallery sudah merambah keluar kota Tuban, di Jawa Timur saja seperti Gresik, Probolinggo, Surabaya, dan Madura. Sudah banyak yang berlangganan,” ucap Mbak Rahma sapaan akrabnya Saat diwawancarai Tuban.beritabaru.co Rahma pada, Jumat (09/10/20).

Lebih lanjut Perempuan dua putri ini, menuturkan Untuk harga tas rajut paling murah berkisar Rp 50 ribu, dan paling mahal Rp 500 ribu. Tergantung ukuran tas, pernik, asesoris tambahan, dan permintaan konsumen. Tidak mengherankan bila harga jual produk rajutan relatif lebih mahal. Hal itu sesuai dengan keistimewaan produk rajutan terutama pada desain, yang dibuat dan keindahan hasil produknya yang berkualitas. Dalam satu bulan Rahma bisa kantongi omzet 10 juta, bahkan bisa lebih.

Berita Terkait :  Sowan Ketua PBNU, Setiajit Minta Doa dan Restu Maju Pilkada Tuban

“Kualitas itu yang utama saya jaga, agar konsumen terpuaskan. Konsumen juga bisa memesan sesuai selera dan produk yang diinginkan,” tegas Rahma.

Usaha kreatif Rahma ini bisa menjadi insipirasi bagi ibu rumah tangga lainnya, banyak waktu yang terbuang percuma dimasa pandemi, bisa dimanfaatkan untuk berkreasi meningkatkan pendapatan ekonomi, sambil menemani buah hati. Selain itu juga baik untuk melatih saraf otak. (Wan/Dur)