Berita Baru, Tuban – Adanya pandemi covid-19 sejumlah perekonomian yang berkembang di masyarakat. Banyak pelaku usaha barang maupun jasa mengalami pergejolakan. Melakukan sejumlah inovasi dan strategi agar usahanya mampu bertahan.

BMT Ash-Shofa Sejahtera Abadi salah satu badan usaha milik Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban juga terkena imbasnya yang cukup besar.

Manager anggota BMT Ash-Shofa Sejahtera Abadi, M. Imron Anshori ketika ditemui tim Beritabaru.co Biro Tuban menyampaikan, jika kondisi ekonomi di masyarakat belum stabil sangat berdampak kepada pihaknya. Sebab para nasabah merupakan pelaku usaha disektor retail, usaha mikro maupun sektor pertanian.

“Sebuah perlu adaptasi yang cukup berat agar semua pihak tak dirugikan. Begitu pun kami dijajaran pengurus berusaha yang terbaik untuk nasabah dan semua karyawan,” ujarnya.

Berita Terkait :  Kapolri Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Simbol dan Kegiatan FPI

Imron menuturkan, pihaknya membuat sejumlah kebijakan untuk para karyawan menyesuaikan dengan kondisi intruksi pemerintah terkait pencegahan Covid-19.

“Walaupun ada pandemi ini, gaji karyawan tak pernah telat walaupun sehari saja. Justru kami potong jam kerja yang semula pukul 08.00-16.00 WIB sekarang 08-14.00 WIB,” pungkasnya.

Hal itu merupakan bentuk komitmen Pengurus dalam menjaga kondisi karyawan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Dan memberlakukan prokes ketat untuk para pegawai yang di lapangan maupun kantor. Disingung ada PHK atau tidak, Imron menjelaskan, pihaknya tak melakukan PHK satu pun karyawannya.

“Ekonomi lagi lesu kalau kita PHK terus mereka mau kerja, adanya BMT adalah ikhtyar membantu umat bukan menyusahkan,” tandasnya.

Berita Terkait :  PKB Tuban Ambil Sikap Oposisi

Hal senada disampaikan Niswatul Hasanah salah satu karyawan Cabang Plumpang, kebijakan yang dilakukan BMT sangat menolong dan berpihak kepada para karyawannya.

“Di masa-masa sulit ini kami tak mendapatkan potongan gaji, justru jam kerja kami dikurangi, ya sangat bersyukur jadi bisa lebih semangat melayani nasabah,” tuturnya.

Lebih jauh niswah menegaskan, BMT yang selama ini tempatnya bekerja sangat profesional dan mengertri keluh kesah para pegawainya.

“Di tengah maraknya kabar pemecatan pagawai disejumlah daerah, pihak pengurus justru medudukan kami dan memberi solusi yang berpihak kepada kami,” tutupnya.

Perlu diketahui, jika BMT Ash-Shofa Sejahtera Abadi memiliki 6 cabang di seluruh Kabupaten. Diantara; Tuban, Merakurak, Soko, Kerek, Tambakboyo, Plumpang. Dengan total 25 karyawan. (Mam/Wan)

Berita Terkait :  Pemerintah Tetapkan Biaya Vaksinasi Gotong Royong, Simak Harganya
Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini