Berita Baru, Tuban – Penyaluran BPNT dilakukan dibulan Desember ada yang dari bulan-bulan sebelumnya. Yaitu adanya kejelasan label pada kemasan beras yang nantinya di berikan ke KPM.

Sehingga dilakukan cek fisik beras dan juga label. Pengecekan di tingkat kecamatan tersebut, dilakukan Dinas Sosial Pemerdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Polsek, Koramil, Camat, Ketua Paguyuban Agen dan pendamping program atau TKSK, Selasa (01/12).

Dinas Sosial Pemerdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), diwakili Susilo, menyatakan adanya perubahan atau penambahan keterangan secara rinci pada label demi menghindari beras yang ilegal dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya.

“Kami sudah komunikasikan serta koordinasikan, dengan pihak-pihak terkaid tentang hal itu, ini semua demi memberi pelayan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Susilo.

Lebih lanjut Susilo mengapresiasi label pada kemasan beras yang diperiksa di Kecamatan Plumpang, sudah sesuai dengan apa yang telah disosialisasikan.

“Terima kasih sudah direspon dengan baik,” ucapnya.

Tak lupa Susilo juga berpesan kepada Ketua Paguyuban Agen, untuk berkomunikasi dengan para agen yang ada di daerah-daerah dengan baik, untuk pemilihan kualitas beras yang memang terbaik.

Berita Terkait :  Sayangkan Kunker Komisi I DPRD Tuban, Pemilik Tambang: Jangan Tebang Pilih

“Saran saya untuk semua KPM untuk memilih jenis beras Premium, jelas nantinya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, apalagi dengan KPM yang meminta medium juga terbilang minim,” tuturnya.

Pada komoditi karbohidrat ada dua jenis beras yang bisa diorder atau pesan pada suplier, yakni beras premium dan beras medium. Dimana KPM melalui agen bisa memilih jenis beras yang diinginkan.

“Apa yang menjadi saran dan catatan dari dinas kami akan sampaikan ke pihak agen, biar disampaikan ke KPM,” ucap Sugeng, Ketua Paguyuban Agen Kecamatan Plumpang.

Lebih lanjut Sugeng menambahkan, KPM memiliki kebebasan untuk memesan jenis beras yang diorder. Tentunya adanya komunikasi yang baik dengan agen, agar tidak terjadi miskomunikasi.

“Semoga kualitas beras bisa semakin meningkat tentunya, jika ada catatan kami akan segera komunikan biar segera ada perubahan,” ujarnya.

Perlu diketahui, data KPM di Kecamatan Plumpang kurang lebih 6.000 an, sedangkan penerima beras medium sejumlah 3.250 an, selebihnya premium.

“Label pada kemasan beras sangat bagus, alhamdulillah semata-mata bentuk komitmen bersama untuk bisa memberi pelayanan terbaik bagi agen serta KPM,” pungkas Aris TKSK Kecamatan Plumpang. (Mam/Dur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini